BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Serahkan Santunan Korban Bom


Posted : 16-05-2018 08:57:08

AntaraAntaranews.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sidoarjo, Jawa Timur menyerahkan santunan manfaat program senilai Rp49 juta kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Nuchin, yang menjadi korban ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Minggu (13/5).

Penyerahan santunan diberikan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, Ikeda Hendra Kusuma, Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo, Tito Hartono kepada ahli waris Jayati selaku istri almarhum Nuchin, di Sidoarjo, Selasa.

"Korban yang bekerja di Boga Lestari memiliki kategori bagus, tertib administrasi, serta melaporkan upah yang sesungguhnya. Santunan ini memang sudah menjadi hak ahli waris sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu mendapatkan santunan JHT, JKM, dan beasiswa bagi putra almarhum," kata Tito Hartono selaku Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo, Ikeda Hendra Kusuma, yang berterima kasih kepada Boga Lestari yang melindungi seluruh karyawannya dengan menjadi perusahaan yang tertib dan mengikuti seluruh program BPJS Ketenagakerjaan.

"Almarhum Nuchin meninggalkan seorang istri dan satu orang anak yang duduk di bangku sekolah dasar. Karena mendiang tercatat aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan terhitung Desember 2012, maka ahli waris berhak mendapatkan santunan Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), santunan berkala, dan beasiswa pendidikan, ditambah bantuan biaya pemakanan dengan total sekitar Rp49 juta," katanya.

Sementara itu, PIC Boga Lestari, Arif Wicaksono, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi proses klaim yang cepat dari BPJS Ketenagakerjaan atas karyawan mereka tersebut.

"Sehingga ahli warisnya cepat mendapat santunan. Ketika karyawan kami mengalami musibah seperti ini, seluruhnya di`cover` oleh BPJS Ketenagakerjaan dan seluruhnya dilayani dengan baik," ujarnya.

Dalam peristiwa itu, korban yang sehari-hari bekerja di perusahaan Boga Lestari Sidoarjo diketahui berangkat dari rumah ke Pasar Loak Surabaya pada hari minggu sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan sepeda motor dengan pelat nomor W-3564-SJ.

Musibah tidak dapat dihindari disaat korban lewat didaerah Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) minggu pagi. Ledakan bom langsung mengenai korban sehingga korban dinyatakan meninggal dunia ditempat kejadian.(*)